Indonesia sangat kaya, kaya akan sumber daya alam beserta ragam akan budaya. Karya anak bangsa juga patut dibanggakan, tidak banyak karya anak bangsa ini yang sudah mendunia. namun, kebiasaan sebagian anak bangsa yang konsumtif dan gengsi menggunakan produk dalam negeri, membuat hasil bumi negeri ini, dan karya anak bangsa ini, terlantarkan. sebuah fenomena yang sungguh disayangkan. sebuah negara yang sebenarnya belum siap untuk menerima arus globalisasi, akan menggunakan perubahan globalisasi dijalan yang salah. sebenarnya globalisasi ini bisa kita jadikan sebagai langkah awal yang bisa membuat Indonesia lebih terkenal didunia, jika saja kita menggunakannya sesuai dengan aturan etika dan moral menggunakan T.I.K. lalu apa hubungannya kekayaan Indonesia dengan T.I.K? ya saya akan menjawab sangat berhubungan. mengapa? karena inilah langkah awal kita untuk memajukan bangsa ini melalui T.I.K yaitu internet . sebenarnya, Indonesia bisa saja menjadi negara yang maju, jika saja generasi...
Assalamualaikum, Selamat Hari Blogger Nasional! Bertepatan dengan tanggal 27 Oktober ini, Mamo mau nulis hal-hal yang berbau blog tepatnya blogwalking biar euforia hari blogger makin terasa. Siapa sih yang nggak suka blogwalking? Kalau Mamo seneng banget karena selain nambah trafik karena bakal dikunjungi balik, blogwalking ampuh banget untuk menambah relasi. Dari blogwalking, Mamo dapet banyak teman blogger yang ramah plus nggak pelit berbagi ilmu (nemu jodoh belum) . Dalam blogwalking, ada beberapa hal yang jadi perhatian utama Mamo. Nggak jarang, kalau satu dari lima perhatian utama ini jauh dari ekspetasi, Mamo akan langsung klik tanda silang di tab tersebut. -------- 1. Template Hal pertama kali yang Mamo perhatikan adalah template. Biasanya Mamo lebih suka dengan blog yang templatenya simple dengan dominasi hitam putih. Tulisan san-serif atau serif tidak apa-apa asalkan mudah dibaca dan warnanya sesuai dengan background. Nggak hanya untuk blogwalk...
Assalamualaikum Udah hampir setaun tapi baru bias cerita, gpp ya… Satu minggu sebelum hari itu, 29 Juli 2018 tepat satu hari setelah saya wisuda, gempa mengguncang Lombok dengan kekuatan 5,6 berpusat di Lombok Timur. Kerusakan parah, korban, dan kesedihan melanda warga dekat pusat gempa. Semua orang waktu itu bahu membahu mengumpulkan bantuan, ga ketinggalan semua orang kenalan saya di Mataram yang juga open donasi. Kita ga akan pernah menyangka kalau ternyata kita semua yang ada di belahan Lombok lainnya akan jadi korban juga, satu minggu setelahnya. baca sebelumnya : Idul Adha di Pengungsian Gempa Lombok 5 Agustus 2018 jam 18.35 Malam itu saya berniat mau mencari tas selempang ala babang gojek yang hits kala itu untuk saya bawa liburan. Semua persiapan liburan Surabaya-Semarang sudah siap. Tiket pesawat keberangkatan pagi tanggal 6 agustus, tiket pulang, tiket kereta api PP Surabaya-Semarang, hotel 3 malam semua sudah siap malam itu, kecuali packing. Sebelum...
Comments
Post a Comment